Pengantar Jaringan
Jaringan komputer adalah kumpulan perangkat — komputer, ponsel, server, sensor — yang saling terhubung sehingga bisa bertukar data. Sesederhana dua laptop yang berbagi file lewat kabel, serumit internet yang menghubungkan miliaran perangkat lintas benua dan lintas orbit.
Halaman ini meletakkan fondasi: istilah, jenis jaringan, topologi, dan perangkat yang akan terus muncul di seluruh modul.
Apa yang sebenarnya terjadi saat kamu membuka situs ini?
Sebelum masuk teori, ini gambaran besarnya. Saat kamu mengetik netsat.aderamdani.web.id dan menekan Enter:
- Resolusi nama — komputermu bertanya ke server DNS: "berapa alamat IP dari nama ini?"
- Pembentukan koneksi — komputermu menjalin koneksi TCP ke alamat IP tersebut.
- Permintaan data — lewat koneksi itu, browser mengirim permintaan HTTP yang dienkripsi TLS.
- Perjalanan paket — permintaan dipecah menjadi paket-paket, tiap paket diarahkan router demi router sampai ke server tujuan.
- Balasan — server membalas dengan halaman ini, juga dalam bentuk paket-paket yang dirakit ulang oleh komputermu.
Seluruh modul networking pada dasarnya membedah lima langkah ini lapis demi lapis.
Jenis jaringan berdasarkan cakupan
| Jenis | Kepanjangan | Cakupan | Contoh |
|---|---|---|---|
| PAN | Personal Area Network | ± beberapa meter | Bluetooth earbuds ke ponsel |
| LAN | Local Area Network | Satu gedung/ruangan | Jaringan kantor, lab sekolah |
| WLAN | Wireless LAN | Satu gedung/ruangan | Wi-Fi rumah |
| MAN | Metropolitan Area Network | Satu kota | Jaringan antar-kampus universitas |
| WAN | Wide Area Network | Antarkota s.d. global | Internet, jaringan antar-cabang bank |
Hubungan dengan satelit
Satelit adalah salah satu teknologi WAN: ia menghubungkan lokasi-lokasi yang terlalu jauh atau terlalu terpencil untuk kabel. Sebuah kantor di pedalaman yang tersambung lewat VSAT tetap punya LAN biasa di dalamnya — satelit hanya menggantikan "kabel panjang" ke dunia luar.
Topologi jaringan
Topologi adalah bentuk hubungan antar-perangkat. Ini menentukan biaya kabel, ketahanan terhadap kegagalan, dan kemudahan menambah perangkat.
| Topologi | Bentuk | Kelebihan | Kelemahan |
|---|---|---|---|
| Bus | Semua perangkat menempel di satu kabel utama | Murah, sederhana | Satu kabel putus, semua lumpuh; tabrakan data |
| Ring | Perangkat membentuk lingkaran | Deterministik, adil | Satu simpul gagal bisa memutus ring |
| Star | Semua perangkat terhubung ke satu titik pusat (switch) | Mudah dikelola, gagal satu kabel hanya memutus satu perangkat | Titik pusat jadi single point of failure |
| Mesh | Setiap perangkat terhubung ke banyak perangkat lain | Sangat tahan gagal | Mahal, rumit |
| Tree/Hierarki | Gabungan star bertingkat | Skalabel | Bergantung pada tingkat di atasnya |
Jaringan modern hampir selalu star di tingkat akses (semua komputer ke switch) dan mesh parsial di tingkat inti (antar-router, antar-ISP). Internet secara keseluruhan adalah mesh raksasa — dan konstelasi satelit LEO seperti Starlink membentuk mesh yang benar-benar bergerak di angkasa, dengan inter-satellite link laser antar-satelit.
Perangkat jaringan
Perangkat-perangkat ini akan dibahas mendalam di halamannya masing-masing. Kenali dulu perannya:
| Perangkat | Bekerja di lapisan | Tugas singkat |
|---|---|---|
| Repeater / Hub | Fisik (L1) | Menguatkan/meneruskan sinyal ke semua port, tanpa berpikir |
| Switch | Data Link (L2) | Meneruskan frame hanya ke port tujuan berdasarkan alamat MAC → Switching |
| Router | Network (L3) | Memilih jalur antar-jaringan berdasarkan alamat IP → Routing |
| Firewall | L3–L7 | Menyaring trafik sesuai aturan keamanan → Keamanan |
| Access Point | L1–L2 | Menjembatani perangkat nirkabel ke jaringan kabel |
| Modem | L1 | Mengubah sinyal digital ↔ analog (termasuk modem satelit di terminal VSAT) |
Media transmisi
Data selalu menumpang pada medium fisik:
- Kabel tembaga (UTP/STP) — murah, umum untuk LAN; kategori menentukan kecepatan (Cat5e: 1 Gbps, Cat6a: 10 Gbps) dengan jarak maksimum ±100 m.
- Kabel koaksial — TV kabel, sambungan antena; juga dipakai antara antena parabola dan modem satelit (via LNB).
- Serat optik — cahaya di dalam kaca; kapasitas terabit dan jarak puluhan hingga ribuan kilometer. Tulang punggung internet, termasuk kabel laut.
- Gelombang radio — Wi-Fi, seluler, microwave link, dan komunikasi satelit. Tanpa kabel, tapi tunduk pada aturan spektrum frekuensi.
Kabel laut vs satelit
±99% trafik internet antarbenua lewat kabel laut serat optik, bukan satelit — kapasitasnya jauh lebih besar dan latensinya lebih kecil. Satelit unggul justru di tempat yang tidak terjangkau kabel: pulau terpencil, kapal, pesawat, dan daerah bencana ketika infrastruktur darat lumpuh.
Tiga ukuran kinerja yang wajib dipahami
Bandwidth — lebar pipa: berapa bit per detik maksimal yang bisa lewat. Satuan bps, Mbps, Gbps.
Throughput — aliran nyata: berapa bit per detik yang benar-benar sampai. Selalu ≤ bandwidth karena ada overhead protokol, antrean, dan retransmisi.
Latensi — waktu tempuh: berapa lama satu bit dari sumber sampai tujuan. Diukur dalam milidetik; sering dinyatakan sebagai RTT (round-trip time, pergi-pulang).
Analogi jalan tol:
bandwidth = jumlah lajur
throughput = mobil yang benar-benar lolos per jam (macet ikut dihitung)
latensi = lama perjalanan satu mobil dari gerbang ke gerbangKetiganya independen. Link satelit GEO bisa punya bandwidth ratusan Mbps tetapi latensi RTT ±500 ms — karena sinyal harus naik-turun 35.786 km dua kali. Inilah alasan bab Komunikasi Satelit membahas TCP secara khusus.
Peta modul ini
- Model OSI — kerangka 7 lapisan untuk memahami semuanya
- Model TCP/IP — model 4 lapisan yang benar-benar dipakai internet
- IP Addressing & Subnetting — alamat, prefix, dan cara membagi jaringan
- Routing — bagaimana paket menemukan jalannya
- Switching & VLAN — lalu lintas di dalam satu jaringan lokal
- Protokol Jaringan — TCP, UDP, DNS, DHCP, HTTP, dan kawan-kawan
- Keamanan Jaringan — ancaman dan pertahanannya